Pudar Marwah Demokrasi: Politik Dinasti Momok Menakutkan Lawan Politik Akan Datang.

Oleh : MH Dul Baykin

Sekum IMM cabang Mataram

Ibu dan anak penguasa Kab Bima NTB berpose dengan mengakangkat 1 jari didalam mobil secara logika deduktif 1+1=2 angka 2 menjadi deduktif penjumlahan politik antara 2 periode dan 2 tahun akan di kudeta untuk bupati bima NTB. 

Indah Damayanti Putri (Bupati Bima) yang di cintai seluruh rakyat Bima NTB,  dengan putra terbaik Muhammad Puetra Feryandi selaku (DPRD Kab Bima) setelah memenangkan memperoleh suara terbanyak DPRD se- Kab Bima pada pemilihan tanggal 17 april 2019 yang siap dilanggeng sebagai Ketua Umum DPRD Kab Bima 2019-2024. 

Setelah 2 tahun kepemimpinan IDP yang penuh kotroversi dan arogansi kedinastian, berbagai kemandekan kinerja bupati membuat rakyat kecewa lebih khusus para gerakan kritik aktivis semakin membumi bentuk menagih kembali janji kepemimpinan IDP.  

Kritik serta desakan dari gerakan aktivis yang membuat kembali gairah semangat IDP dalam memmimpin daerah Bima, melihat macam problem sosial kepemimpinan yang tersissa 3 tahun IDP konsep politik injuri time mulai gas pull untuk merealisasikan demi membuktikan kepada rakyat Bima.

Bima NTB yang kental dengan politik dinasti IDP selaku Bupati Bima menjadi sorotan di berbagai daerah lebih khusus daerah yang berada di prov NTB. 

Keagungan nilai demokrasi di RI khusus Bima NTB telah cacat oleh eksistensi politik dinasti, eksistensi politik dinasti di kehidupan berdemokrasi mengancam keras nilai demokrasi.

Kelincahan meracik dan menguasai peta politik Bima NTB strategi politik dinasti IDP terbukti kental dalam menangkan putra terbaiknya di pemilihan serentak tanggal 17 april 2019 DPRD Kab Bima dapil ll Madapangga-Bolo. 

Kemenangan putra terbaik IDP sebagai tahab awal menyelamatkan barisan dan memperkuat gerbong dinasti untuk persiapan politik yang aka datang. 

Memakai konsep startegi Politik dinasti untuk mematahkan serangan lawan politik, starategi ini sebagai senjata ampuh IDP dalam kontestasi pemilihan. Jadi akar peta politik dinasti semakin kuat dan berdiri kokoh di tengah-tengah jantung pertahanan demokrasi. 

Kehadiran politik dinasti di kehidupan sosial demokrasi membuat inveksi lambung pada demokrasi, politik dinasti bagi lawan politik adalah momok yang menakutkan bagi kubu lawan politik 5 tahun yang akan datang. Secara ramalan dan Analisis politik, Barisan politik dinasti berpotensi unggul mengusai Kab Bima yang akan datang.

Tidak kalah saing sebagai pilar perubahan revolusi gerakan aktivis yang menjadi antibiotik politik dinasti, gerakan aktivis salah satu kekuatan dan tameng menuju perubahan untuk meruntuhkan, membongkar, memangkas serta sabotase peta gerakan politik dinasti di Kab Bima NTB sebagai solusi terbaik dalam menyelamatkan marwa demokrasi.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru