Jelang Pilkada 2018, KPU Lobar Lakukan Sosialisasi


Gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lombok Barat(Lobar) memang masih satu tahun lagi. Namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lobar, sejak dini gencar melakukan sosialisasi. Sosialisasi ini dilakukan sebagai langkah untuk merubah cara pandang masyarakat. Mereka masih menganggap ajang Pemilu atau Pilkada bukan hal yang penting. Pernyataan tersebutu, disampaikan Ketua KPU Lobar melalui Kepala Divisi Soslialisasi, Suhardi di ruang kerjanya, Selasa (18/7).


Menurut dia, yang masih menjadi hambatan dalam Pemilu yaitu, kesadaran politik masyarakat. Pemilu atau Pilkada masih dianggap sebagai suatu ritual yang tidak memberi dampak apa-apa. “Cara pandang mereka itulah yang coba kita edukasi, sehingga masyarakat melihat, Pemilu itu sebagai salah satu momentum perubahan,” jelasnya.

Kearifan lokal menjadi salah satu cara yang akan ditempuh oleh KPU untuk mensosialisasikan Pemilu ini. Saat ini pihaknya sedang mendesain sosialisasi, sehingga benar-benar sampai ke titik paling bawah. Salah satu alternatif sosialisasi yangdilakukan melalui even lomba presean, calling ke pelosok-pelosok desa di Lobar.


KPU Lobar juga mengutamakan edukasi Pemilu bagi para pemilih pemula. Selain memanfaatkan sarana belajar Rumah Pintar Berugak Demokrasi yang ada, KPU juga akan melakukan Jemput Bola melalui roadshow ke masing-masing sekolah untuk memberikan edukasi bagi masyarakat.

Suhardi mengakui, mulai Senin (24/7), secara serentak di lima sekolah, semua komisioner KPU Lobar akan mengambil momentum sebagai Pembina Upacara. Tujuannya adalah, untuk menceritakan terkait pelaksanaan Pilkada Lobar, khususnya bagi pemilih pemula.


Dijelaskan Suhardi, Pilkada serentak tahun 2018 mendatanag, akan digelar di 171 daerah. Dalam lampiran Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2017 disebutkan, kegiatan sosialisasi kepada masyarakat dimulai pada 14 Juli 2017. Sedangkan pembentukan PPK dan PPS akan dimulai 12 Oktober 2017 mendatang. Demikian juga untuk pengolahan DP4, akan dilakukan dari 24 November 2017 hingga 30 Desember 2017.

Selanjutnya KPU akan mulai melakukan proses pemutakhiran data dan daftar pemilih pada 30 Desember 2017. Berikutnya, penerimaan DAK2 dimulai 31 Juli 2017 dan pendaftaran pasangan calon (paslon), akan dimulai 1 Januari 2018. Masa kampanye, akan dimulai pada 15 Februari 2018.  Masa tenang dan pembersihan alat peraga akan dimulai pada 24 Juni 2018.

Adapun pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Serentak 2018, akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018. Sedangkan rekapitulasi dilaksanakan pada 28 Juni 2018. () -03

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru