Pemimpin Tidak Harus Sempurna

Menurut penulis, Pemimpin yang cerdas adalah pemimpin yang mampu bersahabat dengan rakyatnya, yang selalu siap mendengarkan keluh-kesah dan berusaha melakukan perubahan yang lebih baik walau itu kecil namun rakyatnya tersenyum, karena kecerdasan pemimpin tidaklah diukur dari cara berbicaranya yang banyak ibaratnya “Tongkosong nyaring bunyinya”, melainkan tindakan apa yang sudah dilakukannya?

Belajar dari kesalahan itu perlu sebagai pengkoreksian diri untuk berbenah menjadi pemimpin yang mau menjadi baik dimata rakyatnya, bukan malah sebaliknya membuat rakyat harus meneteskan air mata demi kepahitan kehidupan dan ketidak becusan pemimpin yang diutus rakyat. Apalah kalau hanya sekedar janji yang diucap, citra diri yang selalu dipamerkan kalau yang lebih kecil saja tidak mampu untuk diperbaik. Usul penulis “Semoga para calon pemimpin yang mengatas namakan wakil rakyat betul-betul merakyat dan menjadi pemimpin yang bermartabat dan disukai rakyatnya, Karena menurut sebagian orang yang penulis dengar Pemimpin yang cerdas adalah pemimpin yang jujur, bersih dan mampu mengayomi rakyatnya untuk mencapai tujuan yang sama yaitu mensejahterakan seluruh rakyatnya.

Dan apakabar para calon pemimpin? 9 juli adalah waktu serentak untuk semua rakyat menikmati pesta demokrasi, penulis dan para rakyat bukan memimpikan pemimpin yang sempurna tetapi menginginkan calon pemimpin yang punya jiwa kepemimpinan. (nonong) - 05

Ilustrasi foto net

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru