logoblog

Cari

Membangun Desa Lewat BPD

Membangun Desa Lewat BPD

Disahkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa membawa semangat baru bagi proses demokratisasi di level desa. Demokrasi ditandai dengan keterlibatan

Politik

Uba Leu
Oleh Uba Leu
06 Agustus, 2019 09:57:53
Politik
Komentar: 0
Dibaca: 1819 Kali

Disahkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa membawa semangat baru bagi proses demokratisasi di level desa. Demokrasi ditandai dengan keterlibatan semua unsur warga (partisipasi) dalam setiap pengambilan keputusan publik, termasuk perempuan. 

Secara khusus partisipasi warga diatur dalam pasal 54 UU Desa, dimana semua unsur warga menjadi bagian dari musyawarah tertinggi desa dalam pengambilan keputusan strategis yang diselenggarakan oleh Badan Pemusyawaratan Desa (BPD). 

BPD adalah lembaga perwakilan desa yang berfungsi untuk (1) membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa; (2) menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa; serta (3) melakukan pengawasan kinerja pemerintah desa.

Sebagai lembaga perwakilan desa/parlemen desa, BPD memiliki peran signifikan dan strategis, karenanya keanggotaaan BPD perlu memperhatikan keterwakilan semua unsur warga, termasuk perempuan.

Demi mewujudkan amanat Undang-undang, mengngkat harkat dan martabat perempuan Dewi Jayanti siap menghibahkan dirinya untuk bertarung dalam Demokrasi BPD Desa Leu dusun satu perwakilan Jender. 

Dewi Jayanti mengatakan, Pemilihan BPD Desa Leu adalah sebuah langkah untuk kita berkarir, dan membangun Desa, "maka hal lumrah saya mengikuti pencalonan BPD Desa Leu Sebagai delegasi jender. Ujar Dewi Jayanti. 

 

Baca Juga :


Lanjut perempuan yang disapa Yati itu mengatakan, pencalonan BPD Desa Leu merupakan langkah dalam memberikan atensi penuh terhadap Desa Leu.

"Tidak ada keraguan, saya sudah berpikir matang-matang akan ikhtiar ini, kalaupun Tuhan mentakdirkan saya untuk menang, saya akan bergandengan dalam ikhtiar membangun desa leu tercinta, dan untuk masyarakat, silahkan memilih sesuai selera dan keinginan" ujar yati. 

Ia menambahkan, keberpihan seseorang pada setiap kandidat bukanlah sebuah alasan untuk melahirkan jiwa pesimis, malah dengan semua itu kita tetap optimis. 

"Kalah menang itu, hal lumrah, dan harapan besar saya kepada masyarakat Desa Leu khususnya yang ada dalam lingkungan dusun satu untuk tetap memilih sesuai keinginan, jangan sampai terintervensi oleh pihak-pihak lain. Terang yati.



 
Uba Leu

Uba Leu

Fitrah Zaiman biasa dipanggil Uba Leu lahir di Desa Leu Sila, anak kedua dari pasangan Deo Uba Tika dan Faridah, Adik dari Al Amin dan Abang dari Rabiatul Adawiah. #HiduplahMenghidupkan#

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan