logoblog

Cari

Kaum Muda Bersuara

Kaum Muda Bersuara

Pilkada merupakan ajang demokrasi lima tahunan sekali, yang di mana proses pilkada ini adalah cara pergantian kepala daerah secara konstitusional, baru

Politik

KM-Lereng Rinjani
Oleh KM-Lereng Rinjani
01 Agustus, 2019 13:40:20
Politik
Komentar: 0
Dibaca: 1241 Kali

Pilkada merupakan ajang demokrasi lima tahunan sekali, yang di mana proses pilkada ini adalah cara pergantian kepala daerah secara konstitusional, baru saja kita melewati pesta demokrasi terbesar di Indonesia, namun pesta demokrasi di nusa tenggara barat tidak berakhir pada pemilu yang kemarin ada beberapa kabupaten di nusa tenggara barat akan melaksanakan pilkada (pergantian Kepala Daerah) terutama kabupaten Lombok tengah. 

Berangkat dari pilkada serentak ini saya memfokuskan melihat perkembangan mekanisme pencalonan kepala daerah di kabupaten Lombok tengah, menerut akal sehat saya menjunjung tinggi nilai demokrasi sebagai acuan untuk memilih atau menjadikan Lombok tengah sebagai daerah yang memiliki pemimpin yang melek terhadap perkembangan zaman dan yang berfikir dinamis sesuai dengan kondisi zaman. Lombok tengah sebagai salah satu daerah yang sedang dalam pembangunan membutuhkan sosok pemimpin yang mampu mengelola dan memanfaatkan potensi sumber daya alam dan manusianya sebaik-baiknya.

Tantangan Lombok tengah saat ini menjadi lebih kompleks lagi dengan adanya perkembangan-perkembangan dan pembangunan-pembangunan yang ada, dari sector pendidikan, budaya, pariwisata dan lain sebagainya, namun untuk menakar hal itu harus ada pengendali atau pemimpin yang kompeten dalam hal kepemimpinan dan kita berkaca pada kepemimpinan pada pemimpin zaman madaniah.

Namun saat ini yang saya amati sebagai aktivis kampus maupun masyarakat dan saya selaku persedium Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDi), melihat dan mengamati orang-orang yang ingin maju atau memantaskan diri pada pilkada saat ini ternyata belum layak, karena pandangan saya setelah mengamati para calon kandidat ini melihat dari pengalaman kepemimpinannya dan pengalaman akademisnya masih belum bisa saya jadikan sebagai acuan untuk memimpin Lombok tengah tercinta.

Sehingga saya memilih harus ada calon alternative bagi masyarakat Lombok tengah, yang dimana memiliki kemampuan leadership yang mengacu kepada sifat Rasulullah. SAW, yakni: siddik (jujur), amanah (dapat di percaya), tabligh (menyampaikan), fatonah (cerdas) dan bukan sebalikny. Saya berkeyakin bahwa Lombok tengah akan menjadi daerah yang di impi-impikanan oleh semua kabupaten kota di NTB, maupun skala Nasional dengan kata lain akan menjadi pusat kota “kota madiun”.

 

Baca Juga :


Saya himbau kepada Penyelenggara Pemilu supaya selektif dalam menyeleksi para kandidat calon kepala daerah kabupaten Lombok Tengah.

KHAIDIR YUSUF
Presidium (JaDi)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan