logoblog

Cari

DPD Partai Berkarya, Kemana Dana Partai untuk Caleg di Kabupaten Bima?

DPD Partai Berkarya, Kemana Dana Partai untuk Caleg di Kabupaten Bima?

BIMA-NTB—Pesta demokrasi yang dilaksanakan secara serentak baik Pilpres, DPD maupun DPR/DPRD di Indonesia sudah berakhir. Di antaranya ada yang disengketakan ke

Politik

KM Bolo
Oleh KM Bolo
18 Juni, 2019 21:08:25
Politik
Komentar: 0
Dibaca: 6324 Kali

BIMA-NTB—Pesta demokrasi yang dilaksanakan secara serentak baik Pilpres, DPD maupun DPR/DPRD di Indonesia sudah berakhir. Di antaranya ada yang disengketakan ke tingkat Mahkamah Konstitusi (MK).

            Bicara hasil pemilu legislatif, tercatat ada 10 partai politik yang tidak memenuhi Ambang Batas 4 Persen di tingkat nasional atau tidak lolos ke Senayan. Yaitu Partai Perindo dengan 2,68 persen, Berkarya (2,37), PSI (2,03), Hanura (1,74), PBB (0,93),Garuda (0,62) dan PKPI (0,28).

            Apalagi di tingkat Kota/Kabupaten. Dari 10 partai politik tersebut, tak mampu memperoleh satu kursi pun di masing-masing wilayah Daerah Pemilihan (Dapil).

            Beragam factor yang dihadapi di lapangan. Seperti ketidakmampuan pengurus partai politik di tingkat Kota/Kabupaten dalam membekup persoalan persoalan terutama yang muncul dalam internal itu sendiri.

            Misalnya Partai Berkarya di Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kendati partai bentukan keluarga Cendana ini sangat mudah diterima oleh masyarakat awam (Bima,red), namun akibat kurangnya kegesitan pengurus partai di lapangan, pun membuat para caleg yang menunggangi partai nomor tujuh tersebut terkesan “gigit jari”.

            Persoalan tidak adanya transparansi Pengurus DPD Partai Kabupaten Bima, juga menimbulkan kekecewaan para kader maupun pengurus di tingkat kecamatan. Apalagi didalam unsure pimpinan DPD tersebut terkesan didaulati oleh satu keluarga. Maka tak heran, Group tandingan DPD Kabupaten Bima muncul. Beberapa caleg yang gesit membesarkan nama partai hingga berjuang untuk meraih suara keterwakilan di masing-masing Dapil, pun berakhir dengan rasa kecewa.

            Kini, para kader, pengurus DPC wilayah kecamatan maupun kader-kader partai yang menjadi caleg di partai Berkarya Kabupaten Bima, mempertanyakan suntikan dana dari DPP Berkarya. Karena sampai saat ini, Ketua DPD Kabupaten Bima maupun beberapa unsur pimpinan dari sanak keluarganya, terkesan menghindar dan membungkam.

            Bukti adanya dana partai yang disuntik oleh DPP yakni terjadi sebelum Hari H Pemilu Legislatif pada 17 April 2019. Dana ratusan juta itu, pun tersumbar dari keluarganya yang sudah diterima oleh Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Bima melalui Pengurus DPW Provinsi NTB.

 

Baca Juga :


            Menurut Sekjen DPD Partai Berkarya Adinul, uang yang ditaksirkan hampir Rp500 juta itu sempat ia jaga di mobil pimpinan partai. “Saat itu saya bersama beliau di kantor KPUD Bima. Uang itu disimpan dibelakang mobil pak ketua,” kata Adi belum lama ini, di Mapolsek Bolo.

            Sementara, Suryadin salah satu caleg dari Partai Berkarya Dapil II (Bolo-Madapangga), mengaku sempat menanyakan dana partai tersebut. Bahkan dirinya bersama menantunya (Abd Sarif) caleg Dapil NTB 6, sempat membahas dana suntikan dari pusat itu.

Bahkan selama kegiatan di lapangan, sebagian dana tersebut dipegang oleh Abd Sarif. Hingga dana itu diduga dipakai pula ke Mataram untuk kepentingan politik. “Saat itu saya tidak ikut berangkat karena keadaan tak menentu. Namun turut bersama beliau yakni Ketua DPC Woha bang Ipul (nama panggilannya) dan Muh Nur Dirham,” ungkapnya.

Di Mataram pula, Ketua DPC Partai Berkarya Kecamatan Woha sendiri sempat melakukan klarifikasi dengan pihak DPW. “Memang uang itu sudah kita serahkan ke pimpinan DPD Kabupaten Bima,” kutip Ipul dari hasil konsultasi mereka dengan pihak DPW.

Saat itu pun, Ipul bersama Muh Nur Dirham mulai curiga adanya ketidaktransparansi Pengurus DPD Partai Berkarya Kabupaten Bima. “Intinya kami dari seluruh Pengurus DPC Partai Berkarya meminta Ketua DPD Partai Berkarya untuk memberikan klarifikasi dan menjelaskan suntikan dana partai itu. Kita sudah tahu, dan dana itu digunakan kemana,” harap Ipul.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Bima Abd Rauf belum dapat di konfirmasi untuk memberikan klarifikasi terkait persoalan dana partai tersebut.(adi)



 
KM Bolo

KM Bolo

Koordinator: SURYADIN Alamat : Jl. Lintas Sumbawa No.53 Desa Rasabou Kecamatan Bolo Kabupaten Bima Prov. NTB Admin: Agus Setiawan (082339467728) email:kmbolo@ymail.com Kontak Person: 085-25332-3535 ANGGOTA: Didin, Buhari, Rahmi, Can

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan