logoblog

Cari

Gara-gara Pilpres, Akan Dikemanakan Muka Para Tokoh NTB?

Gara-gara Pilpres, Akan Dikemanakan Muka Para Tokoh NTB?

  Hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) di Provinsi NTB, patut diperbincangkan dalam kancah politik nasional. Bagaimana tidak, rumitnya memahami peta politik di

Politik

Azwar Zamhuri
Oleh Azwar Zamhuri
20 April, 2019 09:50:13
Politik
Komentar: 0
Dibaca: 2414 Kali

 

Hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) di Provinsi NTB, patut diperbincangkan dalam kancah politik nasional. Bagaimana tidak, rumitnya memahami peta politik di NTB seperti bencana gempa beberapa waktu lalu. Berbagai teori klasik maupun modern terpatahkan.

Secara teori, Paslon Jokowi-Amin dipastikan akan menang di Provinsi NTB. Namun faktanya jauh berbeda. Prabowo-Sandi masih saja menang telak di Tanah Gumi Gora.

Untuk memenangkan sebuah pertempuran politik. Popularitas dan elektabilitas menjadi penentu. Hal itu bisa dicapai dengan kekuatan beberapa elemen penting. Diantaranya dukungan tokoh, ormas dan lain-lain.

Jokowi-Amin memiliki segala syarat kemenangan di NTB. Mantan Gubernur NTB TGB M Zainul Majdi mengkampanyekan Jokowi-Amin bersama kakaknya Wagub NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah. Tokoh-tokoh besar lainnya di NTB juga dalam satu barisan.

Seluruh Ormas besar di NTB juga mendukung Jokowi-Amin. NW Pancor, NW Anjani, NU dan lain-lain. Secara teori, tentu saja akan mampu menyumbang suara signifikan untuk Paslon nomor 01 itu.

Faktanya, seluruh kabupaten/kota di NTB dimenangkan oleh Prabowo-Sandi. Tidak ada satu kabupaten pun yang memenangkan Jokowi-Amin. Termasuk Lombok Timur, yang jelas-jelas basis Ormas NW.

Lombok Timur, merupakan basis utama NW Pancor dan NW Anjani. Namun politik dan Pilpres benar-benar rumit. Jokowi-Amin tetap saja kalah secara memalukan.

Pada Pilpres 2014, Prabowo Subianto menang telak di Provinsi NTB mencapai 1.844.178 suara atau 72,45 persen. Sedangkan, Joko Widodo hanya 701.238 suara atau 27,54 persen dari surat suara sah.

Kemenangan Prabowo waktu itu, dinilai karena peran tokoh sentral seperti TGB M Zainul Majdi dan lain-lain. Apabila Pilpres 2019 mayoritas tokoh NTB beralih dukungan ke Jokowi, seharusnya situasi berbalik.

Kekalahan telak Jokowi, tentu saja bisa bernada miring. Sudah berkali-kali orang nomor satu di Indonesia itu datang ke NTB. Para Timses juga telah memastikan bisa menang dalam Pilpres kali ini. Bagaimana tidak, bukan hanya tokoh agama dan tokoh masyarakat saja yang berjuang memenangkan Jokowi-Amin. Para kepala daerah yang merupakan kader Parpol pengusung juga telah banyak berbuat.

Lalu sekarang dan kedepan, akan dikemanakan muka para tokoh NTB tersebut? Apakah mereka sudah tidak didengar lagi oleh masyarakat? Apakah mereka tidak memiliki kekuatan lagi di tengah masyarakat? Apakah tidak malu, Jokowi tetap kalah di NTB?

Berdasarkan data Desk Pemilu Pemerintah Provinsi NTB setelah 79,32 persen suara masuk, Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa menjadi kemenangan Prabowo-Sandi. Selisih suara tidak jauh berbeda dengan Pilpres 2014.

 

Baca Juga :


Data sementara Desk Pemilu Pemprov NTB, menyebut di Kota Mataram Jokowi-Amin meraih 11.219 suara dan Prabowo-Sandi 24.936 suara. Selisih besar juga terjadi di Lombok Barat, Jokowi-Amin meraih 42.720 suara. Sedangkan Prabowo-Sandi 103.795 suara.

Lombok Timur yang awalnya dipastikan kemenangan untuk Jokowi, juga kalah telak. Jokowi-Amin hanya mendapat 253.805 suara, sedangkan Prabowo-Sandi 380.677 suara.

Di Lombok Tengah, Jokowi-Amin meraih 160.501 suara dan Prabowo-Sandi 384.133 suara. Kemudian di Lombok Utara Jokowi-Amin 26.806 suara dan Prabowo-Sandi 28.134 suara.

Selanjutnya di Pulau Sumbawa, data sementara detailnya sebagai berikut :

*KOTA BIMA*
1.DPT : 108.316
2.TPS : 471
3.Suara masuk  = 74.504
4.Suara Sah       = 73.281
5.Suara tdk sah = 1.223
6.No Urut 1 = 13.200
7.No Urut 2 = 60.081

*KAB BIMA*
1.DPT : 365.795
2.TPS : 1.568
3.Suara masuk  = 241.251
4.Suara Sah       = 234.743
5.Suara tdk sah = 6.508
6.No Urut 1 = 39.526
7.No Urut 2 = 195.217

*KAB. DOMPU*
1.DPT : 162.337
2.TPS : 741
3.Suara Masuk : 147.814
4.Suara Sah : 144.105
5. Suara tidak sah : 3.709
6.No Urut 1 : 38.701
7.No Urut 2 : 105.405

*KAB. SUMBAWA*
1.DPT : 330.674
2.TPS : 1.424
3.Suara Masuk : 152.815
4.Suara Sah : 149.021
5. Suara tidak Sah : 3.794
6.No Urut 1 : 58.244
7No Urut 2 : 90.768

*KAB. SUMBAWA BARAT*
1.DPT : 89.442
1.TPS : 397
3.Suara Masuk :
4.Suara Sah : 71.379
5. Suara tidak Sah :
6.No Urut 1 : 26.448
7.No Urut 2 : 44.931

Secara keseluruhan, Jokowi-Amin hanya mendapatkan 638.152 suara. Sedangkan Prabowo-Sandi 1.418.077 suara. Jumlah suara tersebut akan terus bertambah karena masih sisa suara yang belum masuk. Namun mengingat presentase telah di atas 70 persen, maka dipastikan tidak akan banyak perubahan.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan