logoblog

Cari

Tutup Iklan

Politik Jalan Pengabdian

Politik Jalan Pengabdian

Berpolitik menjadi jalan hidup Hamroni, SH. MH., setelah berproses di sejumlah organisasi Kemahasiswaan dan kepemudaan di kabupaten Lombok Barat, hingga melakukan

Politik

KM-Tanah Merah
Oleh KM-Tanah Merah
11 Oktober, 2018 09:21:19
Politik
Komentar: 0
Dibaca: 10795 Kali

Berpolitik menjadi jalan hidup Hamroni, SH.  MH., setelah berproses di sejumlah organisasi Kemahasiswaan dan kepemudaan di kabupaten Lombok Barat, hingga melakukan hijrah ke provinsi NTB.

Di masa kuliah Roni,  (panggilan akrab Hamroni) tergolong pemuda yang memiliki talenta yang baik. sebagai mahasiswa ia tergolong gigih sebagai agen perubahan mengawal kepentingan rakyat dengan memilih turun ke jalan menyuarakan kepentingan rakyat sehingga kerap berhadapan dengan aparat keamanan.

"Roni sebagai caleg DPRD Kabupaten Lombok Barat ( dapil l, Gerung Kuripan). Baginya, berpolitik adalah jalan pengabdian untuk masyarakat,”ungkapnya.

Dalam perjalanan karir selama duduk di bangku kuliah. Pemuda kelahiran kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat dikenal sebagai mahasiswa yang vokal. Tak jarang ia bersama rekannya turun kejalan memprotes kebijakan pemerintah, meski harus berhadapan dengan aparat.

Roni menjadi mahasiswa di era Reformasi tiba. Bersama mahasiswa yang lainnya, perjuangan keras dilakoninya. "Tak jarang dia dan teman-teman berhadapan melawan intimidasi aparat, termasuk ketika issu Reformasi yang disuarakan mahasiswa pada saat itu,” kenang Roni. 

Karena kontinyuitas perjuangannya, pria kelahiran Dasan Geres 13 Maret 1978 ini menjadi tumpuan harapan penghuni kampus FH UNRAM (HMI KOMISARIAT)  di mana ini menempuh pendidikan tinggi. Terakhir ia dipercaya menjadi ketua komisariat  HMI FH UNRAM di kampus merah.

“Dunia aktivis lah yang kemudian mengantar saya bergaul secara nasional dengan mengikuti pertemuan pertemuan mahasiswa secara nasional,” katanya.

Roni termasuk aktivis HMI yang secara struktural dan Perkaderan tergolong paripurna, di HMI mulai dari LK I sampai LK II dan secara Struktural mulai dari Komisariat sampai sempat menjadi Ketua Pengurus Cabang HMI di Mataram dan sekretaris Badko HMI NUSRA..... 

Selama Mahasiswa RONI juga sebagai aktivis Pers Mahasiswa, LPM Fakultas Hukum,  dan mewakili mahasiswa dari Mataram untuk jadi peserta dalam kongres Perhimpunan Pers Mahasiswa di Malang. 

Sehingga wajar setelah selesai kuliah Roni,  menjadi salah satu wartawan yg ada di kota mataram, setelah lama di mataram lalu dipercaya menjadi kepala kantor cabang di kabupaten  Lombok Barat, salah satu koran saat itu.  
 
Bersamaan dengan itu, alumnus FH UNRAM MATARAM ini juga memiliki karir cemerlang saat aktif di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tingkat kabupaten lombok barat sampai privinsi NTB,  selama 2 periode kepengurusan.

Terakhir di DPD KNPI provinsi tercatat sebagai Ketua Bidang Organisasi. Lalu dipercaya menjadi Korda KNPI kabupaten Lombok Barat. 

Selain itu, ia pernah berlabuh di Partai HANURA hingga puncaknya menjadi anggota DPRD LOMBOK BARAT.  Terjun ke dunia politik dan bergabung di Partai HANURA tentu ia punya alasan.

Bukan berarti ia memilihnya sendiri. Namun, boleh dibilang HANURA meminang karena bakatnya. HANURA menilai Roni pribadi berkarakter yang harus dibina sebagai generasi pelanjut.

Dari situ, perlahan ia matang dan mafum bahwa politik sesungguhnya adalah jalur pengabdian. Yah, mengabdi untuk rakyat, untuk bangsa dan negara, salah satunya ditekuni di dunia politik.

 

Baca Juga :


“Rakyat butuh pengawalan. Lewat partai, rakyat butuh harapan bagaimana agar mereka terlayani dengan baik oleh pemerintah. Berpolitik itu adalah jalan pengabdian,” kata Roni. 

Namun perjalanan di politik tidak selamanya berjalan mulus seperti apa yg di harapakan. Karena sudah tidak sepaham dengan jalur pemikiran,  akhirnya harus berlabuh ke partai lain.  Ya itu partai DEMOKRAT. 

Di partai demokrat yang kental dengan cara berpolitik dewasa ini, Roni dengan usia yang baru menjejaki 40 tahun dipercaya menjadi pengurus teras; sebagai Wakil Ketua Bidang. 

Karir politik di usia muda boleh disebut cemerlang. Jiwa politiknya makin dalam. Selain menduduki kursi kepengurusan di DPC Demokrat Lombok Barat,  mahasiswa Pasca Sarjana Program ilmu hukum. lalu dipercaya menjadi tim seleksi bakal calon legislatif DPRD KAB.  lombok Barat.  

Tak hanya di politik, ia juga aktif di organisasi jamiiyah Nahdhatul Ulama dan juga aktif jadi pengajar di beberapa perguruan tinggi negeri maupun swasata.  

Lahir dari pasangan keluarga sederhana di Dasan Geres memaksanya memiliki impian yang besar. Tak sekadar mengubah nasib, tapi targetnya adalah dapat mengabdi dan bermanfaat untuk orang banyak.

Ayahnya yang seorang wiraswasta dari kecil menanamkan sebuah pengabdian tanpa pamrih. Hidup akan bermanfaat jika setiap orang menaruh harapan padanya.

Karena itu, menghadapi Pileg 2019, Partai DEMOKRAT memberikan kepercayaan maju sebagai calon legislatif nomor urut 2 untuk DPRD kabupaten lombok barat ( dapail 1, kec.  Gerung dan kuripan). 

“Bagi saya dipercaya oleh Partai Demokrat untuk calon legislatif adalah amanah dan kepercayaan yang luar biasa bagi saya.  Dan kepercayaan ini harus d jaga dengan baik.  

Bersama caleg lainnya di Dapil I ini, beberapa caleq ikut bergabung. Namun, Roni disebut-sebut memiliki peluang besar lolos. Salah satunya karena kreatifitas mudanya masih kental. Saatnya parlemen dihuni orang-orang muda agar cekatan melayani rakyat.

Sebagai politikus muda, Roni menitipkan harapan untuk generasi muda masa kini dan masa akan datang. Ia menginginkan agar pemuda senantiasa hadir dalam setiap dinamika bangsa.

“Tentunya melalui gagasan-gagasannya sehingga, bangsa ini bisa bangga dengan hadirnya pemuda. pemuda harus berani berpolitik,” pungkasnya. (*)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan