logoblog

Cari

Tutup Iklan

Zul Rohmi Komit Jadikan NTB Pusat Teknologi Dan Industri Nasional

Zul Rohmi Komit Jadikan NTB Pusat Teknologi Dan Industri Nasional

Calon Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diusung Patai Demokrat dan PKS H. Zulkiflimansyah menginginkan NTB sebagai pusat teknologi dan industri

Politik

KM Rinjani Lombok
Oleh KM Rinjani Lombok
14 April, 2018 11:10:08
Politik
Komentar: 0
Dibaca: 833 Kali

Calon Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diusung Patai Demokrat dan PKS H. Zulkiflimansyah menginginkan NTB sebagai pusat teknologi dan industri nasional. Alasannya jika NTB menjadi pusat teknologi dan industri nasional maka geliat pembangunan akan semakin cepat. NTB akan  sangat terbuka dan menjadi destinasi menggiurkan bagi industri dan proyek-proyek besar di negeri ini. Proyek-proyek trilyunan rupiah akan akrab menyapa  NTB.

"Yang siap akan berpartisipasi dalam arus besar ini. Yang tidak siap akan ketinggalan dan hidup dengan mengutuk malam," ungkapnya dihadapan ribuan warga Keruak, Lombok Timur, NTB saat safari silaturahminya Jumat (13/4).

Mantan Cagub provinsi Banten ini juga mengemukakan, jika kepulangannya ke NTB karena tidak menginginkan anak-anak di daerah kelahirannya ini menjadi penonton di tempatnya sendiri. “Masalah kriminalitas, perampokan, miras, dan sekelumit problematika yang kita hadapi saat ini akar masalah utamanya adalah karena kemiskinan dan pengangguran. Pemimpin kita jarang sekali turun menyapa rakyatnya, sehinga mereka merasa jauh, seolah-olah tidak punya pemimpin," lanjutnya.

H. Zul, sapaan akrab Cagub yang berpasangan Rohmi Djalilah kakak kandung Tuan Guru Bajang (TGB) Gubernur NTB ini menyempatkan waktu menyapa dan berdialog dengan warga korban banjir yang pernah menggegerkan masyarakat NTB November 2017 lalu.

            M. Said salah seorang warga setempat mengeluhkan jalan yang rusak dan pemimpin daerah  yang jarang turun. Masalah keamanan dan minuman keras selalu merisaukan masyarakat. Mereka berharap Zuliflimansyah dapat memberikan solusi seandainya terpilih  menjadi Gubernur NTB  nanti.

Dikatakan M. Said, lima bulan paska  banjir, tempat ini belum ditata betul. Beberapa rumah warga  tinggal pondasinya saja. Jalan-jalan belum diperbaiki. Yang menghawatirkan, ada dua masalah yang merisaukan didesa ini, yakni keamanan dan ketentraman warga yang terusik.

 

Baca Juga :


Di kampung ini tidak ada yang mau menjadi kaya karena banyak perampokan. “Kalau ada sedikit hasil pertanian, malamnya kita dirampok. Dulu di sini banyak sekali peternak sapi, karena perampokan merajalela sekarang tinggal beberapa saja yang ternak sapi. Kedua, masalah minuman keras yang semakin hari semakin menjadi-jadi. Bagaimana masa depan kami, kalau di tempat  ini tidak ada jaminan keamanan dan ketentraman," jelas salah satu tokoh pemuda ini.

Menanggapi persoalan tersebut, Zul menyampaikan misi mulianya pulang ke NTB. Ia mencalonkan diri bukan karena tidak laku di Jakarta, Ia balik ke NTB karena kecintaanya pada provinsi yang dipimpin Tuan Guru Bajang. "NTB ke depan adalah NTB yang baru dan berbeda. NTB akan mengerjakan berbagai proyek-proyek besar demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat," ujar Zul dengan nada optimis.

Ia menegaskan, dirinya berkomitmen penuh akan tetap turun menyapa masyarakat ketika nanti terpilih menjadi Gubernur seperti yang dilakukan saat ini. Untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran, Zul-Rohmi akan mendorong pengembangan industri olahan dan menghadirkan industri permesinan. Walaupun tidak mudah, Zul optimis, ke depan NTB akan banyak hadir industri pengolahan, akan banyak hadir pabrik-pabrik pengolahan. Ia berpesan agar masyarakat menyiapkan diri. (wardi)



 
KM Rinjani Lombok

KM Rinjani Lombok

KM Rinjani Lombok diinspirasi oleh tekad bersama sesama anggota untuk membangun informasi produktif, komunikatif dan aspiratif di seputar Lobar dan gumi Lombok umumnya. Anggota: Hernawardi (Ketua), Fathurrahman, Ardipati, L. Suhaemi, Rian F, L. Budi D. Hp

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan