Cari

Tutup Iklan

Islam Wasatiyah Islam Moderat Rahmatalil Alamin

Islam Wasatiyah Islam Moderat Rahmatalil Alamin

Wakil Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, NTB DR. Akhmad Amir Aziz, M.Ag menyatakan lembaga pendidikan UIN Mataram mempunyai komitmen untuk

Politik

Islam Wasatiyah Islam Moderat Rahmatalil Alamin

Islam Wasatiyah Islam Moderat Rahmatalil Alamin

Islam Wasatiyah Islam Moderat Rahmatalil Alamin

KM Rinjani Lombok
Oleh KM Rinjani Lombok
18 Juni, 2017 16:48:12
Politik
Komentar: 0
Dibaca: 1358 Kali

Wakil Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, NTB DR. Akhmad Amir Aziz, M.Ag menyatakan lembaga pendidikan UIN Mataram mempunyai komitmen untuk menerapkan islam Wasatiyah islam yang moderat (konstruktif). Ini penting dilakukan dalam menegakan NKRI dalam koridor agama guna mencapai Islam yang rahmatalil alamin.

Ditemui di ruang kerjanya belum lama ini, dikatakannya, UIN Mataram sangat berkomitmen untuk itu, apalagi belakangan ini ditengarai kekisruhan/konflik, masalah-masalah ideologi yang menyimpang dari ajaran agama seringkali muncul karena itu diperlukan penguatan sinergi antar elemen bangsa, sehingga tidak tercerai berai yang berakibat ternodainya rasa kebersamaandan kesatuan yang oleh pendiri negara dijadikan sebagai NKRI dengan menyadari penuh kebinekaan di dalamnya.

Bagi Wakil rektor muda ini, tak perlu dipertentangkan antara visi keislaman dengan visi kebangsaan. Karena masyarakat beragama itu tidak di dunia awang-awang. Kehidupan beragama itu berada dibumi kehidupan masyarakat yang hidup dalam suasana multikultural yg sangat beragam dan sudah menjadi kesepakatan para pendiri negeri ini (founding father) bahwa Pancasila sebagai idiologi yg menyatukan. “Karena itu Islam harus diselaraskan dengan nilai-nilai Pancasila. Tidak ada yg bertentangan. Nilai Ketuhanan yang dalam islam disebut tauhid, kemanusiaan (insaniah) persatuan (ukuwah), musyawarah (musawaroh) itu sendiri merupakan tuntunan agama dan keadilan sosial yang semuanya berisi nilai-nilai  keiIslaman di dalamnya. Saya sendiri heran kenapa banyak orang yang mempersoalkan Pancasila,“tandasnya.

Aziz menilai ada beberapa dosen di UIN Mataram yang intens meneliti gejolak atau gejala radikalisme yang muncul di masyarakat termasuk di NTB. Namun itulah cara pemahaman beragama masyarakat yang terlalu ekstrim. Itulah yang harus diluruskan. “Sekali lagi kita ingin luruskan cara pandang seperti itu. Dengan mengajak untuk melaksanakan Islam Waasatiyah dengan prinsip kedamaian yang sesungguhnya. Karena itu kegiatan di UIN Mataram ini berupa pekan ilmiah hari lahirnya Pancasila sudah kita lakukan. Sejumlah agenda kita ramaikan dalam rangka memperkuat basis Islam wassapiiyah mulai dari zikir kebangsaan ada Bedah buku Fiqih NKRI. Diskusi bagaimana menselaraskan visi keislaman dan visi kebangsaa itu sendiri,” ujarnya.

Baca Juga :


Soal komitmen ormas islam besar di NTB seperti NW, NU dan Muhammadiyah semua menyuarakan dan mempertanyakan masih adanya sekelompok orang yang ingin membuat gerakan anti Pancasila. Hal ini dipastikan tak akan laku dan tentu akan berhadapan dengan ormas-ormas besar. Meski ada gerakan-gerakan yang keluar dari ajaran Islam itu hanya sebagian kecil saja. “Tapi saya kira waktuyang akan menjawab, karena masyarakat sudah berpikir lebih cerdas/dewasa, luas tak ingin melawan arus,” tegasnya. (Wardi) -03



 
KM Rinjani Lombok

KM Rinjani Lombok

KM Rinjani Lombok diinspirasi oleh tekad bersama sesama anggota untuk membangun informasi produktif, komunikatif dan aspiratif di seputar Lobar dan gumi Lombok umumnya. Anggota: Hernawardi (Ketua), Fathurrahman, Ardipati, L. Suhaemi, Rian F, L. Budi D. Hp

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan