logoblog

Cari

Tutup Iklan

aksi damai 17 april 2017

aksi damai 17 april 2017

17 april 2017 aksi damai dilakukan oleh sekelompok warga dari berbagai daerah yang berada di LOMBOK yang berlangsung di Mataram, aksi

Politik

alpian anwar
Oleh alpian anwar
20 April, 2017 19:44:26
Politik
Komentar: 0
Dibaca: 4336 Kali

17 april 2017 aksi damai dilakukan oleh sekelompok warga dari berbagai daerah yang berada di LOMBOK yang berlangsung di Mataram, aksi damai tersebut dilakukan karna adanya oknum yang tidak bertanggung jawab telah melakukan penghinaan terhadap TGB yang menjabat sebagai gubernur NTB yang sekarang, walaupun TGB sudah memaafkan seseorang yang sudah menghinanya tersebut namu semua rakyat TGB masih belum menerimanya karna pemimpinnya di hina. Aksi damai tersebut banyak kalangan dari warga-warga luar bukan hanya dari Mataram saja akan tetapi paling banyak dari Lombok Tengah, Lombok timur, dan Kabupaten Lombok Utara dan banyak juga pelajar-pelajar yang masih di usia sekolah yang ikut dalam aksi tersebut, aksi tersebut berlangsung start dari Islamic center sampai kantor polda NTB sampai menimbulkan kemacetan yang panjang di karenakan banyaknya orang-orang yang berdatangan, aksi tersebut tidak kalah ramai dengan aksi damai yang ada di Jakarta. Terlihat juga semua polisi Mataram turun tangan dalam mengawasi aksi tersebut agar tidak terjadi anarkis dalam aksi damainya, dan setiap kubu memiliki mobol pick up yang dimana terdapat salon-salon yang besar dan ada satu provokator di setiap mobil tersebut. Menurut survei, penghinaan tersebut terjadi di bandara Changi Singapura saat itu, Minggu (9/4/2017)lalu sekitar pukul 14:30 Waktu setempat Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi atau yang biasa disapa TGB dan istrinya tengah antre di counter Batik Air, dari arah belakang muncul seseorang yang kemudian melontarkan protes karena merasa antre lebih dulu, pria itu bernama Steven Hadisuryo Sulistyo (SHS, seseorang warga keturunan. Si pria menduga TGB langsung masuk ke antrean padahal TGB hanya sejenak meninggalkan antrean untuk bertanya kepada petugas saat itulah SHS berkata kasar dan menghina sang gubernur dengan kalimat “Dasar Indo, Dasar Indonesia, dasar pribumi, Tiko”. Sejak kamis (13/4) kemarin peristiwa itu menghebohkan jagad dunia maya, hingga kemudian mantan menteri pendayagunaan BUMN Tanri Abeng juga berkomentar dan menuliskan kegelisahannya atas peristiwa itu. () -03

 

Baca Juga :




 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan