logoblog

Cari

Tutup Iklan

Kabupaten Bima Siap Gelar Pilkada

Kabupaten Bima Siap Gelar Pilkada

KM-Bolo—Jajaran Pemerintah Kabupaten Bima dan penyelenggara Pilkada yaitu KPU dan Panwas  siap melaksanakan pemilihan umum Kepala Daerah langsung pada 9 Desember

Politik

KM Bolo
Oleh KM Bolo
24 November, 2015 08:46:33
Politik
Komentar: 0
Dibaca: 4062 Kali

KM-Bolo—Jajaran Pemerintah Kabupaten Bima dan penyelenggara Pilkada yaitu KPU dan Panwas  siap melaksanakan pemilihan umum Kepala Daerah langsung pada 9 Desember 2015 mendatang. Hal ini disampaikan penjabat Bupati Bima Drs Bachrudin M.Pd pada acara rapat kerja bersama Wakil Gubernur NTB H Muh Amin SH,M.Si, di Aula Kantor Bupati Bima, Jumat (20/11) lalu.

Bachrudin mengatakan, Kabupaten Bima saat ini berpenduduk 568.153 jiwa. Dari jumlah tersebut, terdapat 370.684 daftar pemilih tetap (DPT) yang terdiri dari 182.544 laki-laki dan 188.140 pemilih wanita yang menyebar pada 191 desa dengan 369 tempat pemungutan suara (TPS).  “Ini berarti, bahwa distribusi logistik memerlukan perhatian khusus,” katanya.

Untuk mendukung tugas KPU, telah dilaksanakan persiapan pelaksanaan Pilkada melalui sosialisasi regulasi tentang netralitas PNS. Juga telah dilakukan dukungan untuk membantu KPU dalam mengatasi hal-hal teknis yang berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada.

Untuk  mendukung pelanggaran Pilkada tahun ini, Bachrudin menjelaskan alokasi dana untuk KPU sebesar Rp10,5 miliar dan Panwaslu Rp4 miliar. Disamping itu, pemerintah daerah juga telah memberikan dukungan dana pengamanan  sebesar Rp2,6 miliar kepada Polres Kabupaten Bima, Rp1,6 miliar kepada Polres Kota Bima dan Rp300 juta  kepada Kodim 1608/ Bima. “Alhamdulillah, semua dana tersebut telah diakomodir dalam APBD murni dan APBD Perubahan Kabupaten Bima tahun anggaran 2015 ini,” ujarnya.

“Berkaitan dengan penyelenggaraan Pilkada, pemerintah daerah akan tetap memberikan fasilitasi sesuai dengan kemampuan yang ada,” lanjutnya.

Wakil Gubernur NTB H Muh Amin mengatakan, semua tahapan Pilkada memerlukan penanganan. Oleh karena itu, deteksi dini terhadap potensi timbulnya masalah penting untuk dilakukan. Hal ini disebabkan karena masing-masing pasangan calon memiliki kepentingan yang menyebabkan timbulnya persaingan dan pada gilirannya akan memunculkan kerawanan. “Ini yang perlu diantisipasi oleh penyelenggara Pemilu, aparat keamanan dan pemerintah daerah,” jelasnya.

Agar Pemilu berjalan jujur dan adil, lanjut Wagub, maka setiap tindakan pelanggaran harus ditindak sesuai peraturan yang ada, termasuk tindakan terhadap PNS yang tidak netral. Disamping itu, kepada tokoh masyarakat agar memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri bila ada persoalan yang muncul dan pada saat yang sama juga membantu pemerintah untuk menghindarkan terjadinya konflik.

"Hal ini penting untuk dijabarkan karena bila pemerintahan terganggu oleh berbagai gejolak dan konflik, maka investasi dan kegiatan ekonomi di daerah juga akan terganggu,” katanya.

Ketua KPU Kabupaten Bima Nur Susilawati yang menjelaskan kesiapan instalasi yang dipimpinnya, telah disiapkan 90 PPK dan 573 PPS yang akan bertugas pada 18 kecamatan. Para petugas ini akan mengikuti bimbingan teknis pada H-5 Pilkada.

Berkaitan dengan ketersediaan logistik, dirinya menyatakan bahwa KPU Kabupaten Bima telah menerima 180 ribu surat suara. Berdasarkan hasil pengecekan, ditemukan 30.000 surat suara dari percetakan di Mataram yang tidak memenuhi syarat dan telah dikembalikan. Dalam waktu tiga hari, surat suara tersebut akan diganti oleh pihak percetakan. 

Distribusi kertas suara akan dilakukan mulai 6 Desember 2015 pada wilayah Sanggar dan Tambora. Sedangkan wilayah lainnya akan dilakukan distribusi pada tanggal 7 dan 8 Desember.

 

Baca Juga :


Ketua Panwas Pilkada Kabupaten Bima Abdullah SH menyatakan, pihaknya telah melakukan rekruitmen 191 anggota Panwas yang akan bekerja selama satu bulan sampai pada tingkat rekapitulasi suara di kecamatan.

Berkaitan dengan penegakan hukum, saat ini telah ditangani dua kasus di sentra penegakan hukum terpadu (Gakumdu) dan telah direkomendasikan 35 orang PNS untuk diambil tindakan oleh Bupati.

Dari pihak Polres Bima Kota menyampaikan, bahwa potensi gangguan terdapat beberapa kecamatan rawan konflik. Seperti Sape dan Lambu yang merupakan wilayah yang rawan terjadinya konflik antar pendukung pasangan calon. Demikian halnya di Kecamatan Wera dan Lambu, terdapat potensi konflik karena merupakan daerah perebutan suara disebabkan karena memiliki jumlah penduduk yang relatif besar.

Kejadian yang menonjol berdasarkan hasil pantauan pihak Kepolisian Polres Bima Kota adalah penurunan Baliho pasangan calon dan pengerusakan alat peraga. Langkah- langkah yang telah diambil pihak kepolisian dengan melakukan koordinasi dengan pihak KPU dan tim sukses pasangan calon sehingga tidak menimbulkan gesekan.

Sementara dari pihak Polres Bima Kabupaten menyampaikan, bahwa Polres Kabupaten Bima membawahi 11 kecamatan. Berdasarkan hasil pemetaan kerawanan pada tiga zona kampanye, pihaknya telah mengantisipasi dengan menerjunkan 1.600 personil yang akan melakukan pengamanan, ditambah satu Kompi Brimob dari Mako Brimob Kelapa Dua di Jakarta.

Pihak Kepolisian Bima Kabupaten juga telah merumuskan kegiatan seperti forum silaturahmi yang telah melahirkan kesepakatan para pasangan calon dan kesepakatan bersama untuk melakukan pengamanan semua tahapan Pilkada.

Dandim 1608/Bima melalui Kasdim Mayor Inf Jalal Bin Saleh dalam paparannya mengatakan, TNI bersungguh-sungguh untuk mensukseskan Pilkada. Oleh karena itu semua pihak harus mengambil pelajaran dari pelaksanaan Pilkada sebelumnya. Sesuai dengan instruksi Panglima TNI, bahwa TNI harus bersikap netral.  Semua pihak dihimbau untuk mencegah kekerasan dan benturan di tingkat lapangan. Kasdim juga menyampaikan agar para wartawan menyampaikan berita yang akurat.

“Bantuan pengamanan yang TNI berikan dalam pengamanan Pilkada adalah dengan membuat peta karakteristik daerah dan potensi konflik dan dalam pelaksanaan tugasnya dilakukan TNI siap mem back-up Polri,” tegasnya.

Sementara itu, rapat kerja yang dipandu oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Bima Drs H Abdul Wahab, juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima, para kepala SKPD, Camat dan tokoh masyarakat se-Kabupaten Bima. (adi) - 05



 
KM Bolo

KM Bolo

Koordinator: SURYADIN Alamat : Jl. Lintas Sumbawa No.53 Desa Rasabou Kecamatan Bolo Kabupaten Bima Prov. NTB URL:kmbolo.com email:kmbolo@ymail.com Kontak Person: 085-25332-3535 ANGGOTA: Erik, Buhari, Rahmi

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan