logoblog

Cari

BANSOS Dijadikan Ajang Politik

BANSOS Dijadikan Ajang Politik

DOMPU, - Niat tulus pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan produktifitas hasil pertanian demi mewujudkan kesejahteraan petani yang berada di kabupaten dompu,

Politik

A.fatah amirullah
Oleh A.fatah amirullah
22 Agustus, 2015 17:18:48
Politik
Komentar: 0
Dibaca: 8171 Kali

DOMPU, - Niat tulus pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan produktifitas hasil pertanian demi mewujudkan kesejahteraan petani yang berada di kabupaten dompu, menteri pertanian Pada Tahun 2015, menyalurkan sejumlah dana bantuan sosial ( Bansos ) yang bersumber dani APBN melalui dinas pertanian kabupaten dompu, salah satu DIANTARANYA  adalah program pembangunan jaringan tersier dengan besar nilai  bantuan sekitar Rp. 7 milyar.

Niat tulus pemerintah pusat, bah air susu di balas air tuba, bansos yang lekat dengan aturan dan mekanisme telah tercederai, indikasi KUAT adanya  penyalah gunaan ANGGARAN yag dilakuka  oleh sejumlah oknum yang berada didinas pertanian kab dompu meyeruak dipermukaan. Yang melibatkan kepala bidang penanggulangan lahan dan air (PLA) dinas pertanian kabupaten dompu, ‘’ilham SP’’. Ironisnya bahwa anggaran Bansos tersebut Disinyalir dijadikan sebagai ajang komuditas politik untuk pemenangan selah satu bakal calon bupati periode 2015 – 2010 mendatang, bebernya’’

Selain itu, menjamurnya ratusan kelompok siluman ( sub kelompok ) diatas kelompok yang mempunyai legalitas, bemunculan disana –sini, akibatnya banyak diantara kelompok tani yang sesungguhnya tidak memperoleh manfaat dari program tersebut.   Hal ini di ungkapkan oleh sekretaris Lembaga infestigasi cabang dompu, inisial ‘’ Sy’’ dihadapan wartawan koran ini, senin (6/7/2015 ), kemarin.

Dalam pertemuan tersebut ‘’ SY’’ Juga  menyampaikan tentang Persoalan yang timbul didinas pertanian, bahwa adanya   sejumlah keganjilan, Yang mengindikasi oknum dinas pertanian telah memperjual belikan bansos dan disinyalir komuditas politik untuk kepentingan salah satu calon, yakni H. Bambang M. Yasin (HBY), Ungkapnya ’’.

Selain itu, ‘’SY’’, juga membeberkan hasil pantauanya terhadap sejumah kelompok tani yang berada di kabupaten dompu,  Salah satu diantaranya adalah kelompok tani yang dibentuk oleh H. anwar warga desa doro tangga, kecamatan dompu, yang mengerjakan pembangunan jaringan irigasi tersier diwilayah desa mange asi, ‘’saya menduga, bahwa H. Anwar ini merupakan tim inkanben, begitu pula yang ada di kelurahan bada, tambahnya’’.

Disisilain, “SY” juga Menyampaikan Pernyataan yang dituturkan oleh ketua kelompok tani jero utara,”A.wahab”, Bahwa, dirinya, merasa kaget dengan adanya sub kelompok tani, yang dimilikinya dan ironisnya bahwa dirinya tidak pernah tau siapa ketua sub tersebut, sementara nama yang digunakan adalah nama kelompok tani yang dipimpinya dan pengerjaannya pembangunan jaringan irigasi dibangun diwilayah kelompoknya. ‘’ pungkasnya”. ( Alfa ).

DOMPU, - Niat tulus pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan produktifitas hasil pertanian demi mewujudkan kesejahteraan petani yang berada di kabupaten dompu, menteri pertanian Pada Tahun 2015, menyalurkan sejumlah dana bantuan sosial ( Bansos ) yang bersumber dani APBN melalui dinas pertanian kabupaten dompu, salah satu DIANTARANYA  adalah program pembangunan jaringan tersier dengan besar nilai  bantuan sekitar Rp. 7 milyar.

 

Baca Juga :


Niat tulus pemerintah pusat, bah air susu di balas air tuba, bansos yang lekat dengan aturan dan mekanisme telah tercederai, indikasi KUAT adanya  penyalah gunaan ANGGARAN yag dilakuka  oleh sejumlah oknum yang berada didinas pertanian kab dompu meyeruak dipermukaan. Yang melibatkan kepala bidang penanggulangan lahan dan air (PLA) dinas pertanian kabupaten dompu, ‘’ilham SP’’. Ironisnya bahwa anggaran Bansos tersebut Disinyalir dijadikan sebagai ajang komuditas politik untuk pemenangan selah satu bakal calon bupati periode 2015 – 2010 mendatang, bebernya’’

Selain itu, menjamurnya ratusan kelompok siluman ( sub kelompok ) diatas kelompok yang mempunyai legalitas, bemunculan disana –sini, akibatnya banyak diantara kelompok tani yang sesungguhnya tidak memperoleh manfaat dari program tersebut.   Hal ini di ungkapkan oleh sekretaris Lembaga infestigasi cabang dompu, inisial ‘’ SA’’ dihadapan wartawan koran ini, senin (6/7/2015 ), kemarin.

Dalam pertemuan tersebut ‘’ SY’’ Juga  menyampaikan tentang Persoalan yang timbul didinas pertanian, bahwa adanya   sejumlah keganjilan, Yang mengindikasi oknum dinas pertanian telah memperjual belikan bansos dan disinyalir komuditas politik untuk kepentingan salah satu calon, yakni H. Bambang M. Yasin (HBY), Ungkapnya ’’.

Selain itu, ‘’SY’’, juga membeberkan hasil pantauanya terhadap sejumah kelompok tani yang berada di kabupaten dompu,  Salah satu diantaranya adalah kelompok tani yang dibentuk oleh H. anwar warga desa doro tangga, kecamatan dompu, yang mengerjakan pembangunan jaringan irigasi tersier diwilayah desa mange asi, ‘’saya menduga, bahwa H. Anwar ini merupakan tim inkanben, begitu pula yang ada di kelurahan bada, tambahnya’’.

Disisilain, “SY” juga Menyampaikan Pernyataan yang dituturkan oleh ketua kelompok tani jero utara,”A.wahab”, Bahwa, dirinya, merasa kaget dengan adanya sub kelompok tani, yang dimilikinya dan ironisnya bahwa dirinya tidak pernah tau siapa ketua sub tersebut, sementara nama yang digunakan adalah nama kelompok tani yang dipimpinya dan pengerjaannya pembangunan jaringan irigasi dibangun diwilayah kelompoknya. ‘’ pungkasnya”. () -05



 
A.fatah amirullah

A.fatah amirullah

bila gerak merupakan suatu tanda untuk memahami, maka tanda itu sudahlah pasti akan ku ingat.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan