logoblog

Cari

Golkar AL Terancam Dilaporkan ke Polisi

Golkar AL Terancam Dilaporkan ke Polisi

KM Nggusuwaru – Bakal calon Bupati Bima yang tidak lolos pendaftaran di KPU Bima, Ahmad Abbas, mengisyaratkan melapor ke Ketua Partai

Politik

KM Nggusu Waru
Oleh KM Nggusu Waru
31 Juli, 2015 14:09:10
Politik
Komentar: 0
Dibaca: 7972 Kali

KM Nggusuwaru – Bakal calon Bupati Bima yang tidak lolos pendaftaran di KPU Bima, Ahmad Abbas, mengisyaratkan melapor ke Ketua Partai Golkar Kabupaten Bima versi Agung Laksono (AL), Wahyudin, S.Ag, ke pihak Kepolisian. Abbas akan melapor Wahyudin yang merupakan bakal calon Wakil Bupati Bima, pasangannya itu, terkait dugaan penipuan.

Delik aduan yang akan dilaporkan itu yakni, munculnya SK pengusungan figur pasangan Cabup dan Cawabup lain. Yakni, paket IDP (Indah Damayanti Putri) dan Dahlan. Padahal sebelumnya, partai tersebut telah merekomendasikan pasangan Ahmad Abbas dan Wahyudin sebagai Cabup dan Cawabup. “SK dukungan terhadap saya belum dibatalkan, kok bisa muncul SK pengusungan baru untuk paket lain,” kata Abbas.

Ironisnya kata dia, SK baru itu tiba-tiba muncul dalam waktu yang sangat singkat. Yakni, diterbitkan sesaat pendaftaran paket mereka ditolak KPU lantaran tidak memiliki rekomendasi dari Golkar kubu ARB. Munculnya SK instan itu kata dia, patut dipertanyakan. "Mana mungkin dalam beberapa menit saja bisa diterbitkan SK lain, tanpa pertimbangan dan kebijakan partai,” tandasnya. “Saya merasa dijolimi oleh Golkar AL,” tandasnya lagi.

Abbas menilai ada indikasi kecurangan yang dilakukan oleh kubu AL terhadap dirinya. Hal tersebut, menurut dia,  tidak luput dari permainan pengurus Golkar AL mulai dari tingkat bawah.

Ketua DPD Golkar Kabupaten Bima Versi AL, Wahyudin S.Ag, mengaku tidak gentar terhadap ancaman Ahmad Abbas yang akan melaporkannya ke Polisi. Dia sangat siap menghadapi proses hukum jika benar-benar dilaporkan. “Tidak masalah, kita siap menghadapinya,” katanya.

 

Baca Juga :


Wahyudin mengaku tidak pernah menghianati siapapun, apalagi melakukan penipuan. Menurutnya, pihaknya telah menuai kewajiban sebagai partai koalisi dan pengusung dengan mendaftar ke KPU. Hanya saja, pendaftran itu ditolak. “Setelah penolakan itu, maka secara otomatis koalisi berakhir,” jelas Wahyudin. “Apa gunanya melanjutkan koalisi sementara tidak bisa mengajukan paket calon,” jelasnya lagi.

Dia mengaku, setelah ditolak KPU pihaknya langsung mencari posisi aman untuk bisa mengikuti Pemilukada. Dengan bergabung dan memperkuat barisan ARB dan beberapa partai koalisi lainnya. "Tujuan saya hanya satu. Yakni, melibatkan secara aktif Golkar AL dalam penyelenggaraan Pemilukada," pungkasnya.

Sebelumnya, Ahmad Abbas dan Wahyudin merupakan pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bima yang diusung Partai Golkar versi AL dan Partai Keadilan Sejahtera. Pasangan itu mendaftar di KPU Bima, Rabu pagi, 28 Juli 2015. Namun, pihak KPU Bima menolak pendaftaran mereka lantaran tidak memenuhi syarat, yakni tidak adanya lampiran SK Pencalonan dari DPP Partai Golkar versi ARB. (AL) -01



 
KM Nggusu Waru

KM Nggusu Waru

KM Nggusuwaru: Komunitas Kampung Media Kota Bima. Alamat: Jalan Poros, Kelurahan Tanjung - Kota Bima. Koordinator: Yudha Tudiansyah. email : yudhadiansyah@yahoo.com, Kontak Person: 082 339 810 123 - 081 735 7641

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan