logoblog

Cari

Tutup Iklan

Terkuaknya Kotak Pandora

Terkuaknya Kotak Pandora

Terkuaknya Kotak Pandora  Oleh : Jamiluddin **) Mitos Yunani kuno menyebutkan Pandora adalah kisah wanita pertama yang di ciptakan oleh raja para dewa Zeus.

Politik

JAMILUDDIN
Oleh JAMILUDDIN
10 Februari, 2015 10:17:58
Politik
Komentar: 0
Dibaca: 26733 Kali

Terkuaknya Kotak Pandora

 Oleh : Jamiluddin **)

Mitos Yunani kuno menyebutkan Pandora adalah kisah wanita pertama yang di ciptakan oleh raja para dewa Zeus. Dalam salah satu versi cerita  Pandora yang berarti all gift (hadiah yang amat berharga), diciptakan oleh Zeus sebagai hukuman bagi umat manusia karena telah  berdosa  kepada Zeus. Pandora dibekali kotak yang begitu indah namun di dalamnya berisi banyak sekali penyakit, kemunafikan, kejahatan dan segala macam jenis keburukan. Dalam istilah politik kotak Pandora sering digunakan sebagai cara untuk membuka atau terbukanya aib yang telah disembunyikan secara rapi ke muka publik. Walaupun itu hanya fiksi dongeng belaka, namun secara kebetulan ada kemiripan dengan kondisi perpolitikan kita saat ini yaitu terdapat daftar yang cukup panjang mengenai keburukan-keburukan yang mulai tersingkap sedikit demi sedikit isi kotak pandora tersebut.

Isi kotak tersebut telah menguras energi yang begitu besar bagi penghuni negeri ini, mulai dari pemberitaan di media televisi, surat kabar, tabloid, sosial media dan radio secara bersamaan menjadikan peristiwa-peristiwa tersebut sebagai headline mereka. Tidak ketinggalan masyarakat awam pun ikutan urun rembuk dalam mengomentari isi kotak tersebut, karena bagaimana tidak aktor-aktor utama dari pertujukan ini adalah para pejabat tinggi negara yang notabene seharusnya menjadi teladan bagi rakyat dan masyarakat Indonesia ternyata mereka adalah bagian dari isi kotak tersebut. Saling serang dan saling mejatuhkan antar pejabat negara telah membuka seluruh mata publik bahwa kepentingan politik golongan jauh lebih kuat dan telah mengalahkan politik berwawasan kebangsaan yang berbasis kerakyatan.

Berawal ditetapakannya Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka pemilik rekening gendut oleh KPK telah mengakibatkan terjadinya  efek domino yang meluas dikalangan penegak hukum dan politisi senayan. Sebagai reaksi balik dari penetapan tersebut maka satu persatu para pimpinan anti rusuah itu ( KPK ) juga ditetapkan sebagai tersangka, karena mereka mencoba menghalang-halangi pelantikan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. Bak gayung bersambut kedua simpatisan lembaga tersebut juga tidak ketinggalan dalam mendukung jagoannya masing-masing dengan satu tujuan yaitu membangun opini masyarakat dengan melaksanakan demonstrasi-demontrasi di areal strategis.

Sederetan isi kotak pandora yang ditimpakan kepada jajaran pimpinan KPK kebanyakan berasal dari laporan masyarakat dan politisi, diantaranya wakil ketua KPK Bambang Wijayanto dilaporkan ke Bariskrim Mabes Polri atas sangkaan memerintahkan saksi memberikan kesaksian palsu pada sengketa pemilukada Kota Waringin Barat, ketua KPK Abraham Samad dilaporkan atas dugaan pemalsuan KTP dan KK seorang wanita cantik, yang belakangan wanita itu adalah teman kencannya. Kasus ini hanya bersifat tambahan saja dari kasus utamanya yaitu adanya beberapa kali pertemuan gelapnya dengan para petinggi partai PDI-P dalam menghadapi pilpres Oktober 2014. Selain itu Adnan Pandupraja dilaporkan atas tuduhan pemalsuan sertifikat tanah yang sedang dipersengketakan antara masyarakat dengan salah satu perusahaan, sementara Zulkarnain juga wakil ketua KPK dilaporkan atas tuduhan gratifikasi.

Terlepas dari siapa salah dan benar, seluruh kejadian ini telah menimbulkan keruwetan dalam pelaksanaan pemerintahan karena status hukum terkontaminasi oleh kepentingan politik. Sang Presiden sebagai penguasa tunggal juga terindikasi bermain di zona abu-abu, karena sekian lama peristiwa ini bergulir beliau belum mengambil langkah tegas dalam menyelesaikan petikaian antar kedua lembaga negara tersebut. Presiden terindikasi tidak mandiri, berbagai tekanan-tekanan ekstra goverment  menjadikannya galau dan bingung. Presiden dihadapkan pada dua pilihan yang sulit yaitu melantik Konjen Budi Gunawan sebagai Kapolri dengan resiko kepercayaan rakyat pendukungnya akan sirna, atau tidak melantik tapi berakibat partai KIH sebagai partai pengusungnya murka dan menarik dukungannya di parlemen.

 

Baca Juga :


Kisruh berkepanjangan ini juga menimbulkan spekulasi bahwa faktor peran Megawati Soekarno Putri tidak bisa diabaikan begitu saja, karena dia adalah figur sentral di KIH dan PDI-P yang telah berjasa membesarkan dan mengorbitkan Joko Widodo menjadi the fist-man negeri ini.Didalam kotak pandora masih ada amunisi beracun lainnya yang akan dipergunakan sebagai kartu truf untuk mematikan lawan masing-masing jika memang diperlukan yaitu jika Megawati Soekarno Putri  muak  dan  berketetapan  memakzulkan Jokowi yang dianggap berkhianat,  maka kasus transjakarta ( besi tua ) yang tidak boleh disentuh pada saat pilpres harus dibongkar oleh kejaksaan agung karena ada indikasi keterlibatan Jokowi. Namun kasus besar BLBI pada saat Megawati menjadi presiden pun tidak kalah seru karena merugikan negara 640 triliun juga harus diungkap dengan meminta bantuan KPK.

Nah kalau sudah begini keadaanya maka dapat dibayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Pada zaman rezim orde baru kotak pandora di semayamkan di istana mendem jero dengan penjagaan super ketat, tidak seorangpun yang boleh membukanya karena bisa menyebarkan berbagai penyakit ke seluruh pelosok negeri. Namun sekarang di alam demokrasi yang sedikit kebablasan kotak pandora telah di arak dan di kirab ke seluruh penjuru negeri, sangat rentan dengan gangguan-ganguan tangan jahil yang sewaktu-waktu membukanya, lalu tersebarlah segala macam penyakit dan bencana.

Dalam literatur Islam jika seseorang menyembuyikan aib atau kejelakan seseorang teman, kerabat atau manusia lainnya, maka ganjarannya adalah pahala namun jika kejelekan dan aibnya di sebar luaskan sehingga dia merasa teraniaya maka dihukum ghibah dan  fitnah dan jelas ganjarannya adalah dosa. Akhirnya semoga saja dalam waktu dekat segala macam kejelekan, penyakit dan keburukan yang menimpa negeri ini berhasil dimasukkan kembali ke kotaknya dan dikunci rapat agar tidak menimbulkan bencana.. Aminn…! [] -

**) Penulis, Guru SMPN 3 Praya Tengah, Alumni Pasca Sarjana Magister Manajemen Kepengawasan MMUGM Yogyakarta.

Contact Person: 08175752624



 
JAMILUDDIN

JAMILUDDIN

Guru SMPN 3 Praya Tengah , alumin MMUGM Yogyakarta 2013 Program Studi Magister Manajemen, konsentarsi Kepengawasan Pendidikan

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan