logoblog

Cari

Stop Money Politics!

Stop Money Politics!

KM Wadupa’a: Sejak beberapa hari terakhir intensitas silaturahmi sejumlah peserta Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif di Kecamatan Soromandi meningkat. Seiring dengan itu,

Politik

KM. Wadupa-a
Oleh KM. Wadupa-a
28 Februari, 2014 22:28:28
Politik
Komentar: 0
Dibaca: 6498 Kali

KM Wadupa’a: Sejak beberapa hari terakhir intensitas silaturahmi sejumlah peserta Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif di Kecamatan Soromandi meningkat. Seiring dengan itu, potensi pelanggaran terutama kampanye disertai pembagian materi kepada masyarakat meningkat.

Beberapa hari lalu, Panwaslu Soromandi menemukan pelanggaran kampanye yang dibungkus silaturahmi disertai pengobatan gratis, pembagian sarung, rokok disertai pembagian stiker Caleg. Kasus tersebut kini sudah dilimpahkan kepada Panwaslu Kabupaten Bima.

Staf Teknis dan Urusan Kehumasan Panwaslu Kecamatan Soromandi Abdul Hamid menjelaskan, kasus yang ditemukan di Desa Bajo beberapa hari lalu, yakni kampanye beberapa Caleg salahsatu partai yang disertai pengobatan gratis, pembagian sarung, rokok dan stiker kepada masyarakat. Kasus tersebut kini sudah dilimpahkan kepada Panwaslu Kabupaten Bima untuk diteruskan kepada Sentra Gakumdu.

“Ada beberapa kasus yang kita temukan. Yang mencolok di Desa Bajo, silaturahmi atau kampanye terbatas disertai pembagian sarung, rokok, pengobatan gratis disertai pembagian stiker,” katanya di Sekretariat Panwaslu Soromandi, kemarin.

Ia mengatakan, Panwaslu setempat sudah memiliki banyak bukti berkaitan kasus itu, di antaranya foto pembagian sarung dan pengobatan disertai stiker. Bukti lainnya, rekaman video pembagian sarung disertai pembagian stiker.

“Sejauh ini komisioner sudah memeriksa sejumlah saksi yang melihat maupun menerima langsung sarung dan stiker. Kebetulan pengawasannnya juga terpadu melibatkan beberapa personil PPL dan Panwaslu Kecamatan,” ujarnya.

 

Baca Juga :


Hamid mengimbau masyarakat agar tidak tergiur menerima politik uang. Tetapi menjadi kelompok pemilih cerdas.  Seluruh peserta Pemilu juga diharapkan menaati rambu-rambu atau regulasi tentang Pemilu. Sebelumnya beberapa upaya sosialiasasi termasuk komunikasi persuasif dengan masyarakat sudah sering digalakkan Panwaslu setempat.

“Upaya kami lebih getol upaya preventif, mencegah pelanggaran. Sebelumnya kita sudah memasang beberapa benner atau baligo sosialisasi agar masyarakat menolak politik uang,” katanya.

Hamid enggan membeberkan Caleg yang diproses Panwaslu setempat karena  dugaan politik uang. “Kita limpahkan kepada Panwaslu Kabupaten Bima untuk dikaji lebih mendalam. Jika memang sudah sangat jelas memenuhi unsur pidana, maka akan diteruskan kepada Sentra Gakumdu,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Soromandi, Fachrunnas mengingatkan Caleg agar menaati seluruh ketentuan proses Pemilu, Undang-Undang Pemilu Nomor 8 Tahun 2012, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun regulasi terkait. (FN/AN) - (01)



 
KM. Wadupa-a

KM. Wadupa-a

Koordinator: FACHRUNNAS Email : kampungmediawadupaa@gmail.com Komunitas Jurnalisme Warga. Menyuguhkan Informasi seputaran Soromandi dan Wilayah Sekitar.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan